AWAL DARI SEBUAH IMPIAN
Penulis
adalah sebutan bagi orang atau yang melakukan pekerjaan menulis, atau
menciptakan suatu karya tulis. Menulis adalah kegiatan mengungkapkan ide,
pikiran, perasaan atau menciptakan suatu karangan dalam bentuk tulisan. Tak pernah
terlintas sedikitpun dipikiran saya untuk menjadi seorang penulis. Bahkan
menghasilkan karya ataupun karya best seller yang diminati oleh pembaca pun tak
pernah terlintas. Tapi bolehkah saya mempunyai impian seperti mereka?
Namun
timbul sebuah pertanyaan yang begitu menyentil hati saya, kenapa saya harus
menulis? Pertanyaan sederhana yang sulit untuk saya jawab. Karena tak pernah
terlintas sedikitpun untuk apa saya menulis.
Saat
di SMA saya begitu iri dengan teman yang suka membuat dan pintar mengarang
cerita atau puisi. Saya pun mencoba untuk menulis membuat cerpen, namun nihil
ide yang sudah terlintas diotak tiba-tiba menghilang, membuat saya tidak lagi
semangat untuk menulis.
Tiba-tiba
kecintaan terhadap buku pun kembali muncul, karena saya sangat suka membaca,
salah satunya membaca novel. Semakin lama, kumpulan novel saya pun bertambah. Setelah
bertemu dengan para penulis didunia maya dan walaupun bertemu secara tidak
langsung. Muncul keinginan kuat untuk menjadi seperti mereka, yang sudah menghasilkan
karya-karya, yang diminati para pembaca, yang membuat pembaca termotivasi dan
memberikan inspirasi, dan dapat memberikan banyak manfaat bagi pembaca ataupun
orang lain
Lagi
dan lagi masalah yang sama muncul, tidak tahu atau bingung untuk memulai awal
cerita, Dan akhirnya hanya kertas kosong yang dihasilkan. Kesal pada diri
sendiri yang tak bisa merangkai kata menjadi kalimat dan cerita.
Ada
teman penulis mengatakan, menulislah karena kamu ingin, jangan pikirkan
hasilnya akhirnya tapi nikmati segala prosesnya yang menakjubkan. Kata-kata
motivasi yang membuat semangat saya kembali mencoba untuk menulis. Mencoba
bergabung dengan grup-grup kepenulisan didunia maya, untuk sekedar berbagi ilmu
tentang kepenulisan.
Disaat
itulah saya tahu ternyata mereka para penulis pun pernah mengalami seperti
saya, yang tiba-tiba hilang mood
untuk menulis. Tetapi mereka kembali lagi meniatkan diri sendiri untuk menulis.
Ketika
orang-orang disekitar saya menertawakan dan meremehkan impian saya, saat itulah
saya bertekad untuk membuktikan kepada mereka kalau saya pasti bisa
menghasilkan suatu karya.
Kembali
pertanyaan itu muncul, kenapa saya harus menulis? Dan kali ini saya menjawab
saya ingin menjadi penulis seperti mereka yang sudah menghasilkan suatu karya
yang bermanfaat, memberikan motivasi dan inspirasi untuk orang – orang
disekitar saya ataupun semua orang.
Dan
saya kembali untuk meniatkan diri saya sendiri, dengan mengikhlaskan dan
mengizinkan diri saya untuk menjadi seorang penulis, dengan menghasilkan karya-karya
dapat bermanfaat untuk orang banyak. Bukan hanya untuk menjadi terkenal maupun
mendapatkan imbalan tetapi juga untuk beridabah kepada-Nya. Jadi menulis bukan
hanya sekedar bakat tapi harus disertai niat yang ikhlas. Kita semua pun bisa
menjadi penulis yang bukan hanya sekedar penulis.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar